Ketua KPK Minta MK Tolak Gugatan Penghapusan Hakim Nonkarier

Rimanews – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menilai jabatan Hakim karier dan nonkarier tidak perlu diperdebatkan apalagi dihilangkan seperti uji materi yang sedang dilakukan di Mahkamah Konstitusi (MK). Hakim nonkarier dinilainya juga memiliki integritas yang baik. “Kalau menurut saya, hakim yang nonkarier prestasinya ada dan integritasnya juga terjaga. Itu seperti Pak Artidjo (Alkostar), jadi kenapa harus dihilangkan,” kata Agus di gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/07/2016). Baca Juga Saipul Jamil tersangka suap Kapolri Sering Tidak Tahu Anak Buahnya Dipanggil KPK atau Pengadilan KPK Banding Atas Vonis Terhadap Panitera PN Jakpus Putusan MK Kuatkan Argumentasi Amnesti Pajak KPK Tetapkan Pejabat Bakamla Tersangka Suap Menurut Agus, keberadaan hakim nonkarier selama ini menjadi penyeimbang hakim karier dalam penegakan hukum di Indonesia. Di sisi lain, Agus mengungkapkan KPK hingga hari ini masih menggunakan penyidik independen yang bekerja secara profesional. Dengan koindisi tersebut, Agus berharap uji materi yang dilakukan tidak ditolak MK. “Mudah-mudahan MK-nya tidak menyetujui,” tandas pimpinan KPK itu. Sebelumnya, status hakim nonkarier diuji melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011. Dalam permohonan pemohon meminta status hakim agung nonkarier dihapuskan. Menurut mereka, Pasal 6B ayat (2) UU MA yang menjadi tolak ukur dalam persyaratan profesi hakim bukan kepada semata-mata pendidikan akademisnya, akan tetapi terletak pada pengalaman dan kompetensi hakim di dalam meng­adili dan memutus perkara di persidangan. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Uji Materil Penghapusan Hakim nonkarier , KPK , MK , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews