Menperin minta Posco tak tanggung-tanggung produksi baja otomotif

bola online terpercaya

Jakarta ( News) – Masuknya investasi industri kendaraan bermotor mendorong Indonesia mengincar produksi baja untuk otomotif, terlebih Indonesia tengah mempercepat pembangunan infrastruktur, konstruksi, kapal dan industri lainnya seperti elektronika yang sangat membutuhkan pasokan baja. “Toyota, Mitsubishi dan Suzuki terus menanamkan modal dan menambah produksi. Apalagi bakal berdiri pabrik SGMW Wuling di Cikarang, itu jadi gambaran bagaimana kebutuhan baja ke depan yang spesifik untuk otomotif,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin lewat siaran pers di Jakarta, Senin. Saleh menyampaikan hal itu saat bertemu dan berdialog dengan Chairman dan CEO Posco, Kwon Oh Joon dan mengunjungi pabrik baja milik Pohang Iron & Steel Company (Posco) di Gwamyang, Korea Selatan. Di Indonesia, Posco telah bermitra dengan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) membentuk perusahaan patungan, Krakatau Posco yang mengoperasikan pabrik baja di Cilegon, Banten. Melalui dua tahap, total kapasitas produksi ditargetkan 6 juta ton baja per tahun. Pada pembangunan tahap pertama, pabrik Krakatau Posco yang telah selesai dibangun pada 2013 berkapasitas 3 juta ton baja per tahun dan mulai berproduksi. Ke depan, tegas Saleh, industri baja didorong untuk membangun pabrik baja terintegrasi dari hulu hingga hilir, termasuk menghasilkan baja otomotif, di mana baja untuk kendaraan, terutama dipakai di bagian bodi dan ekterior. “Saya minta Posco jangan tanggung-tanggung. Kita undang Posco membangun juga pabrik baja hulu hingga hilir dan memproduksi baja otomotif yang lebih tipis dan memiliki lebar 1.650 milimeter sehingga sesuai kebutuhan industri kendaraan bermotor,” katanya Saleh. Ia ingin, pabrik yang didirikan di Cilegon secanggih pabrik baja untuk otomotif milik Posco di Gwamyang. CEO Posco, Kwon Oh Joon mengungkapkan pihaknya berkomitmen memperkuat produksi baja dan mengembangkan pabrik terintegrasi. “Posco berkomitmen membangun dari hulu ke hilir. Kami memohon dukungan dari pemerintah Indonesia agar segera berwujud,” ulasnya. Langkah Posco, kata dia, juga demi mengejar target yang diharapkan Presiden RI Joko Widodo agar mewujudkan “steel champion” di Cilegon. Editor: Aditia Maruli COPYRIGHT © 2015

Sumber: AntaraNews