Mourinho Minta Martial Contoh Mkhitaryan

INILAHCOM, Manchester – Pelatih Manchester United, Jose Mourinho meminta Anthony Martial mencontoh Henrikh Mkhitaryan yang selalu kerja keras dalam latihan meski tak pernah dimainkan dalam beberapa bulan terakhir. Sejak didatangkan dari Borussia Dortmund di awal musim ini, Mkhitaryan tak mampu menembus tim utama MU. Di tiga bulan pertama, ia hanya tampil satu kali sebagai pemain inti saat menghadapi Manchester City di bulan September. Setelah itu, Mkhitaryan menghabiskan waktu di bangku cadangan. Alasan Mourinho adalah pemain 27 tahun itu masih harus beradaptasi dengan gaya Liga Primer Inggris yang jauh berbeda. Mkhitaryan bisa menerima keputusan Mourinho. Ia memilih diam ketimbang berkoar-koar di media karena dicadangkan. Pemain asal Armenia berlatih lebih keras lagi di latihan dan akhirnya kerja kerasnya membuahkan hasil. Dalam beberapa laga terakhir MU, The Special One mulai memercayakannya sebagai pemain inti dan penampilannya di lapangan menuai banyak pujian. Teranyar, Mkhitaryan mencetak satu dari tiga gol kemenangan MU ke gawang Sunderland, Senin (26/12/2016) di Old Trafford. Bukan sekadar gol biasa, tapi ia mencetak gol indah dengan menggunakan tumit atau ala kalajengking. Apa yang dilakukan Mkhitaryan diharapkan bisa menjadi contoh bagi Martial yang juga kehilangan posisinya di tim utama MU. Dari 10 penampilan di Liga Primer Inggris, ia baru mencetak satu gol. “Mkhitaryan sosok pemain yang terbuka dan bisa memahami perbedaan antara saya dan pelatih lain yang pernah melatihnya. Perbedaan antara tuntutan di Liga Primer Inggris dibandingkan Liga Ukraina atau Bundesliga. Filosofinya bermainnya sangat berbeda,” kata Mourinho, dikutip dari FC . “Ia tetap bekerja keras meski tak bermain. Ia bekerja keras berusaha menaikkan level permainannya. Secara mengejutkan, ia bermain di beberapa pertandingan terakhir ketika tak ada yang menduga sebelumnya, dan ia menjadi man of the match. Ia fenomenal dan semua orang menyadari saat dirinya dicadangkan merupakan momen yang tepat untuknya berkembang sebagai pemain,” tambahnya. Sementara itu, penampilan Martial jauh menurun dibandingkan musim lalu saat dilatih Louis van Gaal. Mourinho menilai, gaya bermain yang diterapkannya saat ini berbeda dengan musim lalu. “Saya pikir Anthony Martial masih sangat sangat muda, orang lupa itu. Musim lalu gaya bermain Manchester United jauh berbeda dengan saat ini. Saat itu ia bermain sebagai penyerang tengah, lebih banyak menguasai bola, menunggu ada ruang untuk Martial dan mencetak gol. Musim ini lebih sulit, ia harus bisa berkembang lagi,” tandasnya.

Sumber: Inilah.com