Pentingnya Membaca Bersama Anak Meski 10 Menit Saja

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — Membacakan cerita untuk anak sudah lama diketahui memiliki banyak manfaat untuk anak. Namun, tidak semua rumah memiliki keuntungan mempunyai bacaan yang cukup untuk diceritakan ke anak. KITA (Keluarga Indonesia Teman Anak) Bercerita pun digagas sebagai gerakan yang mengajak anak usia dini banyak membaca. Program ini merupakan bagian dari CSR Grup Rajawali. Kemarin (22/12) program ini meresmikan PAUD Sekolah Gratis Master Indonesia sebagai Rumah Cerita pertamanya. “PAUD Master Indonesia ini adalah Rumah Cerita pertama yang kami resmikan. Ke depannya, kami akan meresmikan 1 Rumah Cerita setiap bulannya,” ujar Anugraha Dezmercoledi, Koordinator Kegiatan KITA Bercerita. PAUD Sekolah Gratis Master Indonesia merupakan sekolah gratis bagi anak-anak yang kurang mampu termasuk anak-anak jalanan di sekitar Terminal Depok. Sekolah ini dikelola oleh Yayasan Bina Insan Mandiri (YABIM) dan sebagian operasionalnya dibantu oleh partisipasi masyarakat, lembaga-lembaga peduli pendidikan, pemerintah, dan unit usaha mandiri. Anugraha menambahkan, dalam peresmian ini, KITA bercerita mendonasikan pojok bercerita yang nyaman dan menarik bagi anak-anak, dilengkapi dengan berbagai buku bacaan serta alat peraga berupa boneka jari untuk bercerita. Hal ini dimaksudkan agar aktivitas bercerita antara guru dan murid PAUD di sekolah Master ini menjadi semakin menyenangkan. “Jadi kita lebih mengarah kepada masyarakat, tidak mengarah kepada karyawan Rajawali saja,” ujar Anugraha. Program KITA bercerita mempunyai dua agenda besar. Pertama menumbuhkan minat baca untuk anak-anak terutama usia PAUD. Kedua meningkatkan hubungan antara orang tua dengan anak karena mengampanyekan bercerita sepuluh menit. Sepuluh menit ini diharapkan juga ada kedekatan antara orang tua dengan anak. KITA bercerita bertujuan meraih kesadaran nasional untuk keluarga Indonesia bercerita kepada anak minimal 10 menit dalam sehari. Demi mencapai tujuan tersebut, KITA bercerita menggandeng beberapa komunitas dan lembaga masyarakat untuk menjadi Rumah Cerita. Rumah Cerita merupakan sebuah tempat yang memiliki banyak buku dan perlengkapan bercerita di sana pengurus tempat tersebut berkomitmen meluangkan waktu 10 menit bercerita setiap hari kepada anak. Anugraha menambahkan, kegiatan bercerita sangat bermanfaat untuk menumbuhkan minat baca, menanamkan nilai-nilai luhur, mengembangkan keterampilan bahasa, memaksimalkan kecerdasan anak. Program juga membuat cerita-cerita mengenai flora fauna, tempat-tempat umum, profesi dan lain-lain di akun Instagram kitaberceritaid atau dengan tagar #KITAberceritaAPA. Hal tersebut bertujuan supaya orang tua bisa bercerita 10 menit kepada anak di sela-sela kesibukannya.

Sumber: Republika.co