Presiden Brasil Kutuk Aksi Rasialisme di Sepak Bola

Metrotvnews.com, Rio de Janeiro: Presiden Brasil Dilma Rousseff kembali mengungkapkan keprihatinannya terkait rasialisme di sepak bola yang menimpa pemain dan pejabat brasil. Melalui Twitter, Rousseff mengucapkan keprihatinannya kepada mantan gelandang internasional Brasil, Arouca. Arouca mengalami aksi rasialisme oleh suporter ketika pertandingan Santos vs Mogi Mirim di Sao Paulo di ajang kejuaraan negara bagian Sao Paulo, 6 Maret lalu. Baca juga Korupsi Piala Dunia 2014, eks Gubernur Rio Ditangkap Goetze Bicara Soal Golnya ke Gawang Argentina Mantan Pelatih Yunani Diskors Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart “Sungguh tidak bisa diterima bahwa Brasil, negara dengan populasi kulit hitam terbesar setelah Afrika, memiliki masalah rasialisme,” ujar Rousseff seperti dikutip Xinhua. Sementara itu, insiden rasialisme juga terjadi pekan lalu. Lagu bernada rasialis ditujukan ke wasit Marcio Chagas da Silva ketika kejuaraan negara bagian Rio de Janiero berlangsung antara Esportivo dan Veranopolis. Rousseff juga bersumpah untuk melancarkan aksi anti-rasialisme di gelaran Piala Dunia 2014. “Kita akan menghadapi rasialisme. Kita sudah sepakat dengan PBB dan FIFA bahwa Piala Dunia ini akan difokuskan melawan rasialisme,” tandasnya. (sports.ndtv.com) (NAV)

Sumber: MetroTVNews