Anggota Polres Kepahiang Temukan Ladang Ganja 2 Hektare

Bengkulu – Anggota Kepolisian Resor (Polres) Kepahiang, Bengkulu, menemukan ladang ganja seluas dua hektare kawasan hutan Bukit Sanggul, Desa Air Selimang, Kecamatan Seberang Ulu Musi. Kepala Polres Kepahiang, AKBP Ady Savart PS, di Bengkulu, Rabu (5/10) mengatakan, lokasi kebun ganja tersebut ditempuh berjalan kaki sekitar enam jam dari Desa Air Selimang. “Anggota selain menemukan ladang ganja seluas 2 hektare juga mengamankan enam orang warga yang diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Mereka kami amankan di Mapolres Kepahiang untuk menjalani penyidikan,” ujarnya. Ia mengatakan, penemuan ladang ganja tersebut, berawal dari penangkapan 6 orang tersangka curanmor, yakni HI, FE, WD, TO, HA dan UJ. Tersangka semuanya warga warga Desa Air Selimang. Ketika anggota Polres Kepahiang melakukan penggeledahan di rumah salah seorang tersangka curanmor menemukan sejumlah ganja kering siap edar. Ganja tersebut setelah diselidiki berasal dari ladang ganja yang sengaja mereka tanam di kawasan Bukit Sanggul. Mendapat pengakuan tersebut, Kapolres bersama anggotanya berangkat menuju lokasi landang ganja tersebut, dan setelah berjalan kaki selama enam jam ditemukan tananam ganja seluas 2 hektare. Namun, ketika Kapolres bersama anggotanya tiba di lokasi tanaman ganja tidak menemukan satu orang pun. Diduga kebun ganja ini ditinggal pemiliknya. Untuk mengungkapkan siapa pemilik ladang ganja di Bukit Sanggul tersebut, Polres Kepahiang masih melakukan pengembangan di lapangan, termasuk melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap enam tersangka dugaan pelaku curanmor tersebut. “Untuk mengetahui siapa pemilik ladang ganja dua hektare di Bukti Sanggul, kita masih memeriksa secara intensif enam tersangka curanmor yang kita ringkus bersamaan penemuan kebun ganja tersebut,” ujarnya. Kapolres berharap dari penyidikan terhadap enam tersangka curanmor tersebut, dapat terungkap pemilik kebun ganja itu. Dengan demikian, pemilik tanaman terlarang ini dapat ditangkap dalam waktu dekat, dan diproses secara hukum. Seperti diketahui sudah beberapa kali jajaran Polda Bengkulu, menemukan ladang ganja di wilayah Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang. Sebab, kawasan ini sangat subur, udaranya sejuk, serta perbukitan sehingga tanaman ganja mudah tumbuh. Pada tahun 2015 lalu, Polres Rejang Lebong kembali menemukan ribuan batang tanaman ganja di kawasan hutan lindung di Kecamatan Padang Ulak Tanding. Namun, pemilik tanaman ini tidak berhasil ditangkap karena ketika polisi sampai di lokasi pemilik diduga sudah melarikan diri. Tananam ganja tersebut diangkut ke Mapolres setempat, dan selanjutnya dimusnahkan dengan cara dibakar. Usmin/JAS Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu