SML Raup Rp 1,1 Triliun dari Program Price Amnesty

JAKARTA – PT Sinar Mas Land (SML) membukukan penjualan sebesar Rp 1,1 triliun dalam program Price Amnesty periode pertama, 10 Oktober – 15 November 2016. Angka itu telah memenuhi target perusahaan untuk meraih penjualan sebesar Rp 1 – 1,5 triliun pada periode tersebut. Chief Executive Officer (CEO) Strategic Development and Services Sinar Mas Land Group Ishak Chandra, mengatakan, price amnesty diluncurkan untuk menggaet dana repatriasi dari pogram pengampunan pajak (tax amnesty). Pada program ini, SML memasarkan lebih dari 50 jenis produk hunian. Hingga akhir periode pertama, sebesar 60% dari produk yang berhasil dijual merupakan hunian di Bumi Serpong Damai (BSD) City. “Dalam program Price Amnesty inj kami sudah berhasil menjual produk yang sudah lama dan produk baru. Kami yakin hingga akhir Desember 2016 bisa mencapai target penjualan sebesar Rp 2-3 triliun,” kata Ishak pada saat Jumpa Pers Unity Indonesia for A Better Future di Jakarta, Selasa (22/11). Dia mengungkapkan, program Price Amnesty akan terbagi dalam dua periode. Periode pertama sejak 10 Oktober 2016 hingga 15 November 2016. Sedangkan periode kedua dimulai pada 16 November 2016 hingga 31 Desember 2016. Adapun produk-produk properti SML yang ditawarkan dalam program Price Amnesty akan terbagi dalam tiga kategori. Untuk kategori satu dan dua mencakup produk yang sudah tersedia (stock) dan yang sudah diluncurkan oleh SML. Sedangkan untuk kategori tiga mencakup produk baru atau produk yang akan diluncurkan. Seluruh proyek SML seperti BSD City, The Elements, Kota Wisata Cibubur, Grand Wisata Bekasi, Nava Park, Grand City Balikpapan, dan beberapa proyek lainnya masuk ke dalam program tersebut. “Sebanyak 60% dari total supply merupakan produk di BSD City,” kata Ishak. Laila Ramdhini/EDO Investor Daily

Sumber: BeritaSatu