Terkendala Regulasi, Baskhara Ubah Nama Jadi Bintang Timur Surabaya

Permohonan perubahan nama calon peserta Futsal Super League, Tifosi Baskhara Surabaya menjadi Green Eagle Jatim ditolak oleh Asosiasi Futsal Indonesia. Pasalnya, hal itu terhalang oleh regulasi AFI. Dalam regulasi, AFI mewajibkan setiap tim membuat badan hukum dengan nama seperti klub peserta. Hal ini membuat Baskhara yang sudah terlanjur mencantumkan nama PT. Bintang Timur di badan hukumnya juga harus mengubah nama tim menjadi Bintang Timur Surabaya. “Sesuai perintah AFI tersebut kami batal mengubah nama menjadi Green Eagle dan akhirnya menyesuaikan dengan badan hukum kami yaitu Bintang Timur Surabaya,” kata Andika Amorinno, manajer Bintang Timur. Sama halnya dengan tim futsal putri yang mengubah nama menjadi Bintang Timur. Saat ini kedua tim Bintang Timur Putra dan Putri masih menggelar pemusatan latihan dan pemantapan tim.

Sumber: Bolalob