Pencegahan dan Deradikalisasi Jadi Fokus Pembahasan RUU Terorisme

Jakarta – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-undang (RUU) Terorisme, Syarifudin Hasan, mengatakan, pasal-pasal yang masuk dalam DIM revisi RUU Terorisme lebih banyak membahas tindakan pencegahan dan deradikalisasi. Nantinya, pencegahan terorisme akan didukung banyak pihak, termasuk TNI. “Kita masih akan mendengar pandangan pemerintah terkait RUU Terorisme ini. DIM dari masing-masing fraksi sudah diserahkan ke pemerintah. Nanti dibahas setelah reses,” kata Syarifudin Hasan kepada Suara Pembaruan , di Jakarta, Kamis (15/12). Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, tidak ada lembaga yang dianggap lebih kuat dalam pemberantasan dan penegakan hukum atas tindakan terorisme ke depan. Sebab, lanjut dia, tindakan terorisme merupakan pidana dan diserahkan ke polisi. “Penegakan hukumnya nanti kita dengar dulu pandangan pemerintah. Kita juga tidak ingin ada abuse of power dalam penegakan hukum terkait tindakan terorisme ini,” katanya. Hotman Siregar/FER Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu