Tujuh Klub Masih Bermasalah, LSI 2015 Berpotensi Hanya Diikuti 11 Klub

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) membeberkan hasil verifikasi klub calon peserta Liga Super Indonesia (LSI) 2015. Seperti dijelaskan Iman Suroso selaku ketua Tim Verifikasi BOPI, ternyata masih ada tujuh klub yang belum memenuhi persyaratan wajib. Tujuh klub tersebut masuk dalam kategori D. Artinya, belum menyetorkan laporan keuangan, wajib pajak, serta legalitas klub. Baca juga Soal PSSI, JK: Pertemuan dengan Kemenpora Kesepakatan Saya dan Presiden Banyak Penonton Bola, Alasan JK Selamatkan PSSI Balas Surat, Kemenpora Bantah Pernyataan FIFA Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Sementara itu, untuk 11 klub yang sudah mendapat rekomendasi adalah mereka yang tergabung dalam kategori A dan B, yakni klub yang tinggal menyelesaikan persyaratan ringan. Seperti laporan pembinaan atlet usia muda, atau penyelenggaraan kegiatan sosial. Terkendala hal ini, Iman mengaku sudah berupaya maksimal agar 18 calon peserta LSI bisa mengikuti LSI 2015. Namun, jika sampai 1 April masih belum terpenuhi, Iman menegaskan tak akan memberikan toleransi. Dengan kata lain, ketujuh klub tersebut dinyatakan gugur dan kick off tanggal 4 April tetap berjalan dengan 11 klub. “Tanggal 4 Maret kami sudah jemput bola, atau mengontak tujuh klub tersebut. Namun, hingga hari ini masih belum ada perkembangan,” kata Iman di Gedung Kemenpora, Jumat (27/3/2015). Berikut hasil verifikasi lengkap BOPI hingga hari ini: – 5 klub kategori A, Semen Padang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persipura Jayapura. – 6 Klub kategori B, Bali United, Barito Putra, Persiram Raja Ampat, Pusamania Borneo, PSM Makassar, Persiba Balik Papan. – 1 klub kategori C, Persebaya. Dalam hal ini Persebaya terjerat masalah SIUP. – 6 klub kategori D (belum direkomedasikan), Mitra Kukar, Persela Lamongan, Gresik United, Perseru Serui, Pelita Bandung Raya, Arema Indonesia. (HIL)

Sumber: MetroTVNews